RSS

“BIBIT memBibit” di SD Negeri Kalimenur

Program KBS (Kebun Bibit Sekolah) sebagai awal kegiatan untuk Program KMDM Dinas Kehutanan dan Perkebunan Prov. DIY telah dilaksanakan bulan Oktober lalu di SD Negeri Kalimenur. KBS bertujuan untuk mengenalkan dan memberikan pembelajaran tentang pembuatan media tanam, cara memperlakukan benih, dan manfaat-manfaat tanaman bagi kehidupan. Awal kegiatan Sabtu, 20/10, Guru dan perwakilan dari PPL( Dinas Kehuatan Kab danm Provinsi) memberikan sosialisasi tentang program KBS, cara pembuatan media tanam dan pembibitan pada siswa.

Siswa belajar melalui mengalami, siswa membuat media pembibitan, menanam benih sengon, kelengkeng dan mangga, membiasakan kegiatan merawat seperti menyiram air secara berkala, menyiangi (membershkan rumput liar). Besar harapan sekolah, dari semua kegiatan yang siswa lakukan mampu menumbuhkan kepedulian anak terhadap lingkungan dimana anak menjadi tahu, mau dan mampu menanam.

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 17, 2012 in Insidental

 

Juara 1 Lomba Alih Aksara Jawa Tingkat Kabupaten Kulon Progo Tahun 2012

Sebagai kelanjutan dari seleksi di tingkat UPTD PAUD & DIKDAS Kecamatan Sentolo, SD Negeri Kalimenur mendapatkan kepercayaan untuk mewakili Lomba Alih Aksara Jawa di Tingkat Kabupaten Sabtu 03/11 lalu bersama 11 kontestan lainya dari tiap -tiap kecamatan se-Kulon Progo.
Dari seluruh proses seleksi yang dilalui gelar juara I diraih oleh ananda Adinda Niken Widyasari, perwakilan dari Kecamatan Sentolo. Selamat dan sukses! Semoga hasil tersebut dapat lebih menjadi motivasi bagi sekolah dan khususnya siswa-siswi SD N Kalimenur lainnya.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 5, 2012 in Kejuaraan

 

Tag:

Coba Mengenang”RA.KARTINI” 21 April 2012

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 27, 2012 in Insidental

 

Tag:

“TQI TITIAN FOUNDATION” Upaya mengubah Paradigma Pendidikan Lama

Peserta Pelatihan Teaching Quality Improvement (TQI) Tahap 2 Tahun 2012

”Alhamdullilah sudah selesai diklat TQI TITIAN FOUNDATION di P4TK Matematika. Setelah diklat banyak ilmu yg kudapat dan pencerahan dalam paradigma pendidikan. Kita sebagai guru harus berani berubah, dari guru yg konvensional menjadi guru yg inovatif, kreatif dan menyenangkan bagi anak didik kita. Kita sebagai guru harus mengikuti perkembangan IPTEK dan jaman, tetapi tidak boleh melupakan budaya ketimuran kita. Kita harus menyiapkan anak didik kita untuk menghadapi persaingan di masa depan yang kompetitif dalam era globalisasi. Kalau bukan kita lalu siapa lagi ??? Guru Tetap semangat-semangat…Demi masa depan bangsa ini…”ujar Dewi Rakhmawati, Guru SD Negeri Kota Gede 4 salah seorang peserta pelatihan TQI Tahap 1. Saat itu pernyataan tersebut membuat saya tergelitik dan penasaran seperti apa pelatihan TQI yang akan saya ikuti di tahap ke-2.

TQI atau Teacher Quality Improvement, Pelatihan Pengembangan Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan ini merupakan terobosan yang diprakarsai oleh TITIAN FOUNDATION yang berkantor pusat di Jakarta. Pelatihan yang dimulai dari tahun 2010 ini bertujuan meningkatkan mutu pendidik dan tenaga kependidikan melalui seminar dan pelatihan tentang proses pembelajaran yang aktif, inovatif, komunikatif, efektif dan menyenangkan dengan dukungan staf pengajar yang kompeten di bidangnya. Peserta pelatihan adalah Kepala Sekolah, Guru, Penatar tingkat SD, SMP dan yang sederajat di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Klaten.

Pelatihan TQI dilaksanakan selama 10 hari untuk setiap angkatan, untuk tahap 2 ini dilaksanakan 19-23 Maret 2012 dilanjutkan 26 – 30 Maret 2012 bertempat di P4TK Matematika Jl. Kaliurang Km. 6,2. Pelatihan ini menggunakan metode experiental learning atau pembelajaran aktif setiap peserta diberikan kesempatan untuk mengalami (experiencing), mengungkapkan kepada peserta lain/kelompok mengenai hal-hal yang dirasakan pada saat beraktivitas (publishing), menyatukan dan memadukan pemahaman(generalizing), dan kemudian menemukan pola-pola perilaku yang berhubungan dalam kehidupan sehari-hari (appliying).

Dalam program Teacher Quality Improvement (TQI), dikembangkan Kompetensi Sosial Kepribadian dan Kompetensi Pedagogik. Pengembangan Kompetensi Sosial dan kepribadian terbagi menjadi Komitmen profesi dan Motivasi, Kecerdasan Emosi(pemahaman Diri), Pengembangan Kreativitas, Managing Diversity dan Komunikasi, Konflik, dan mengelola Stress. Untuk pengembangan Kompetensi Pedagogik lebih menekankan pada pembahasan berbagai metode pembelajaran yang efektif dan menyenangkan bagi siswa pada beberapa mata pelajaran. Menjadi guru bukan lah pekerjaan yang mudah, guru harus mampu membuat pelajaran yang diberikannya menjadi “bermakna” bagi siswa, tidak hanya “tahu” namun siswa diharapkan mampu mengaplikasikannya untuk kebermaknaan hidupnya kelak.

Tidak dapat dipungkiri semua yang diberikan selama pelatihan sangat menyentuh relung hati terdalam kami sebagai seorang guru. Inspiratif kata tepat untuk mengungkapkan perasaan setiap peserta pelatihan setiap harinya. Apakah kita (Guru) selama ini sudah memiliki komitmen untuk profesi yang kita pilih dan motivasi untuk selalu berbuat yang terbaik untuk anak didik? Hampir bisa dipastikan, semua peserta merasa belum memiliki itu semua dan kami yakin inilah awal dari perubahan menuju paradigma pendidikan baru untuk pendidikan Indonesia yang berkualitas.

Pelatihan ini mengajari kami banyak hal, pertama bagaimana kita dapat membangunkan bagian dalam diri kita yang selama ini mungkin ada ditahap tertidur pulas karena “kemapanan” untuk selalu berusaha menjadi Guru Efektif bagi Institusi kita dan Siswa khususnya untuk memotivasi keinginan siswa belajar dari dalam dirinya. Kedua, mengenali kekurangan dan kelebihan karakteristik pribadi kita untuk kemudian dapat memahami karakteristik siswa. Ketiga, memahami kreativitas sehingga sangat diharapkan guru selalu menciptakan suasana kreatif di dalam pemmbelajaran. Keempat, memahami keragamam murid dengan segala kecerdasan yang dimiliki masing-masing siswa tanpa terkecuali. Kelima, bagaimana kita berusaha untuk berkomunikasi untuk menyelesaikan konflik dan mengelola stress baik itu dalam relasi kerja maupun proses pembelajaran.

Yang tak kalah penting dari semua hal diatas adalah bagaimana kita memahami pembelajaran sebagai jalan mencerdaskan siswa bukan hanya karena tuntutan perut semata. Istiqomah dalam menjalankan profesi untuk kesuksesan siswa-siswa kita sangat lah diharapkan, karena setiap ilmu yang kita berikan akan tercetak permanen sepanjang masa anak didik kita bila mereka mendapatkan sentuhan yang tepat dari orang yang dipanggil Bapak/Ibu Guru. Selama belajar bukan hanya menghafal atau sekedar dapat menjawab semua soal yang diberikan seorang guru, maka harapan untuk menciptakan suatu proses belajar mulai terlihat. Jika siswa diajak mengalami sendiri secara langsung setiap prosesnya maka siswa akan menjadi tahu, paham, dan bisa mengaplikasikannnya dalam untuk pemecahan permasalahan kehidupan. Tidak mudah memang, tapi apa hanya akan sampai pada kata “Tidak Mudah”, hancurkan pola pikir itu, pembelajaran akan lebih menyenangkan jika kita mampu memunculkan kreatifitas kita untuk membuat pembelajaran menyenangkan. Mudah saja dengan beragam permainan yang diadaptasikan dalam pembelajaran akan mampu menciptakan suasana pembelajaran menyenangkan. Semangatlah para Guru, masa depan pendidikan ada di tangan kalian, jadikan ini jalan menuju ladang pahala untuk hidup yang bermakna.

Writen by Ayudya Herviyanti, S.Pd.Si, GTT SD N Kalimenur

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 7, 2012 in Profesionalisme Guru

 

Tag: , ,

Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa dalam “Kulon Progo Bersih, Hijau dan Sehat” di SD N Kalimenur

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Dalam rangka mendukung Kulon Progo Bersih, Hijau dan Sehat, Dinas Pendidikan Kabupaten Kulon Progo dan ditindak lanjuti oleh Pemerintah Kecamatan Sentolo memprogramkan kegiatan Kerja Bakti di lingkungan kecamatan sentolo pada hari minggu, 26/02/2012 untuk seluruh sekolah terdiri dari 30 SD Negeri maupun swasta, 5 SMP/MTS, 4 SMA/SMK dan UPTD PAUD & DIKDAS Kecamatan Sentolo diwilayah Kecamatan Sentolo.

SD Kalimenur sangat menyambut baik program tersebut karena sudah sejak lama hal tersebut sebetulnya telah dilaksanakan secara berkala meskipun hanya dilingkungan sekitar sekolah setiap Jum’at bersih. Minggu pagi, 26 Februari,semua siswa dikumpulkan dan diberikan pengarahan. “Anak-anak semua, hari ini kita akan melaksanakan kerja bakti, sudah siap dengan alat-latnya ya! ujar Ibu Karsiyem, S.Pd mengawali pengarahan dan pembagian lokasi kerja bakti. Warga sekolah terdiri dari siswa kelas 1-5 yang berjumlah 125 orang beserta para guru dan tenaga kependidikan tersebar menempati lokasi kerja bakti di sekitar lingkungan sekolah dan  fasilitas umum yaitu Jalan menuju Stasiun dan tempat2 ibadah.

Sehari sebelumnya semua siswa dikondisikan untuk membawa sapu,sabit dan tempat sampah. Siswa kelas 1 -2 bersama 3 orang guru bertugas membersihkan jalan masuk menuju sekolah dan kebersihan lingkungan sekitar sekolah. siswa kelas 3-4 ditugaskan membersihkan jalan menuju stasiun kalimenur, untuk siswa kelas 5 ditugaskan membersihkan tempat ibadah dalam hal ini lingkungan Masjid Miftahul Huda, Dusun Kalimenur, Desa Sukoreno.

Pembersihan jalan difokuskan sepanjang kanan kiri jalan menuju stasiun Kalimenur yang pada hari biasa banyak digunakan warga untuk membuang sampah baik plastik maupun daun. Siswa yang membawa sabit merapikan semak belukar liar, merapikan rumput-rumput yang telah tinggi disepanjang jalan, sedangkan siswa perempuan menyapu dan mengumpulkan plastik,rumput, semak-semak yang telah dirapikan. Kendatipun hari kerja bakti jatuh pada hari Minggu, tidak menjadikan anak menjadi malas-malasan, semua siswa yang terlibat terlihat bersemangat berkerja bakti bersama-sama.

Untuk tempat Ibadah, sehari sebelumnya Ibu Karsiyem, S.Pd selaku kepala sekolah telah meminta izin dari pihak Takmir Masjid Miftahul Huda, Dusun Kalimenur. Semua siswa kelas 5 di dampingi bapak guru PAI, Mudjijono, A.Ma membersihkan lingkungan sekitar masjid dari rumput dan batu yang berserakan. Teras depan juga tak luput dari sentuhan tangan anak-anak perempuan yang membawa alat pel, setiap jengkal lantai disapu dan dipel berulang kali dan kegiatan tersebut akhirnya terselesaikan tepat pukul 10.00 WIB.

Keikut sertaan SD Kalimenur melaksanakan kerja bakti untuk mewujudkan Kulon Progo Bersih, Hijau dan Sehat, selain itu sekolah juga ingin menanamkan pendidikan budaya dan karakter bangsa kepada anak didik mereka. semua siswa tanpa terkecuali diikut sertakan dalam kegiatan tersebut, hal ini dimaksudkan agar anak terbiasa untuk selalu peka terhadap lingkungan, punya empati untuk melihat lingkungan yang bersih, tertata rapi.

Pada akhirnya sekolah berharap, kegiatan serupa dapat dilaksanakan lagi dengan lebih maksimal dikarenakan selama kegiatan tidak nampak adanya peran warga sekitar lokasi yang turut serta melaksanakan kerja bakti. hal ini mengesankan bahwa sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah belum menyeluruh sampai ke desa atau dusun. padahal jika semua pihak turut serta maka hasil yang didapatkan akan semakin maksimal. ketauladanan dari orang tua akan secara nyata terlihat oleh anak didik kami. oleh karenanya harapan kami semoga di lain hari, semua pihak baik itu sekolah, masyarakat dan pemerintah dapat berkerjasama seiya sekata dalam satu tujuan yaitu “Kulon Progo Bersih, Hijau dan Sehat”

Writed by Ayudya, Admin SD Kalimenur

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Maret 13, 2012 in Insidental

 

DIKLAT PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH OLEH PENILAI NCT/DCT TAHUN 2011

"Diklat Kepala Sekolah"

Pembukaan Diklat Kepala Sekolah oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kulon Progo

Diklat Penilaian Kinerja Kepala sekolah oleh Penilai NCT/DCT Tahun 2011 yang diprakarsai UPTD PAUD & DIKDAS Kecamatan Sentolo bekerjasama dengan LPMP DIY, terselenggara pada tanggal 3-4 Januari sampai dengan 13-14 Januari 2011 bertempat di SD N Kalimenur. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Kepala sekolah dalam tugasnya sebagai pemimpin, manager, motivator di sekolah.

(Write by Ayudya, Admin at ES of Kalimenur)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 20, 2012 in Insidental

 

Tag: , , , ,

“Ayo,Hijaukan Sekolahku “

ImageKampung HijauBank SampahBank Sampah 2

Keinginan SD N Kalimenur untuk lebih menghijaukan lingkungan sekolah mendapatkan apresisi yang sangat baik dari berbagai pihak. Terbukti dengan dimulainya kerjasama antara sekolah dengan Mobil Hijau Pemerintah Kabupaten Kulon Progo. Ditahun 2011, sekolah bersama Mobil hijau telah mengadakan berbagai kegiatan, salah satunya saat SD N Kalimenur mempersiapkan diri sebagai perwakilan dari Kabupaten Kulon Progo melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Kulon Progo untuk mengikuti Lomba Sekolah Sehat jenjang SD Tingkat Provinsi DIY Oktober silam.

Pembinaan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya kepada siswa namun juga melibatkan orang tua murid untuk mulai menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar mereka. Kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan dengan usaha pemanfaatan barang-barang bekas pakai seperti botol-botol air mineral, bungkus deterjen dan sampah plastik lainnya untuk dipergunakan sebagai tempat media tanam tanaman. Selama pembinaan yang telah dilakukan, siswa telah dapat membuat media tanam untuk berbagai macam tanaman.

Untuk tahun 2012 ini, pembinaan akan dimasukkan dalam kegiatan tetap sekolah. Pembinaan kepada siswa dilaksanakan setiap hari Sabtu, dan akan menjadi semacam kegiatan ekstrakurikuler sekolah. Diharapkan dari kegiatan tersebut, siswa semakin terlatih kepekaannya kepada alam, mencintai alam, menghormati alam khususnya menumbuhkan keinginan mereka menghijaukan Lingkungan sekitar mereka yaitu sekolah dan rumah.

(Write by Ayudya, Admin at ES of Kalimenur)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 19, 2012 in Program Sekolah

 

Tag: , , , ,